Kios 3 in 1 merupakan layanan yang disediakan Kemeterian Ketenagakerjaan salah satunya melalui Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas DIY. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan masyarakat memiliki kemudahan untuk mengikuti pelatihan, sertifikasi, dan mendapatkan pekerjaan (penempatan).  ; (Klik gambar untuk memperbesar)
PEMERINTAH DAERAH DIY
DINAS NAKERTRANS
nakertrans.jogjaprov.go.id
Jogja: Pengangguran Terbuka Menurun
 
« Kembali
Tanggal berita : Senin, 26 November 2012
Dibaca: 28796 kali


JOGJA—Pemerintah mengklaim jumlah pengangguran terbuka di Jogja menurun dibanding awal tahun lalu. Kendati penurunan jumlah pengangguran tak berkorelasi positif dengan tingkat kemsikinan di DIY yang dinilai masih tinggi.
Badan Pusat Statistik (BPS) awal pekan ini melansir penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), berdasarkan data terakhir Agustus 2012 hanya 3,97%, turun dibanding Februari 2012 sebesar 4,09%. Namun bila dibanding periode yang sama tahun lalu posisinya masih sama di angka 3,97%. Dibanding nasional yang mencapai angka 6,14%, tingkat pengangguran di DIY dinilai masih rendah.
Kabid Statistik Sosial BPS DIY, Rachmawati menyatakan, TPT dihitung dari penduduk usia produktif di atas 15 tahun yang memang belum memiliki pekerjaan. Tingkat pengangguran tertinggi berada di Sleman sedangkan terendah berada di Gunungkidul.
“Memeng kecenderungan di daerah rural (Gunungkidul) tingkat pengangguranya rendah. Karena kebanyakan masyarakat bekerja di sektor pertanian, meski sektor ini tidak produktif. Tapi kalau di perkotaan, kalau tidak ada pekerjaan ya tidak bekerja atau menganggur,” terang Rachmawati, awal pekan ini.
Kepala BPS DIY Wien Kusdiatmono mengatakan, kendati tingkat pengangguran Jogja kecil di bawah nasional namun belum tentu kabar baik sebab angka kemsikinan di darerah ini masih tinggi mencapai 16%. Wien berpandangan, tak ada korelaisnya kecilnya pengangguran dengan rendahnya angka kesmikinan. Sebab menurutnya, banyak warga miskin yang bukan pengangguran tapi mereka tak mampu menaikan taraf hidup mereka.
“Orang miskin tetap banyak tapi mereka bekerja bukan pengangguran. Ini yang mengkhawatirkan, bekerja tapi tetap banyak yang miskin. Jadi nggak ada hubunganya angka pengangguran dengan jumlah kemiskinan,” kata Wien.
sebagaimana dkutip dari artikel di www.griya190.com 7 November 2012
sil/2012

 
 
 
Daftar Berita
 
# Transmigrasi Harus Melalui Tahapan yang Terukur
  02 Jul 2015 Dibaca: 77 kali
# TUNJANGAN HARI RAYA (THR) KEAGAMAAN TAHUN 2015
  30 Jun 2015 Dibaca: 99 kali
# PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM RANGKA PENYIAPAN TENAGA KERJA TERLATIH (SEKTOR TRANSMIGRAN)
  11 Jun 2015 Dibaca: 723 kali
# Technical Meeting Pameran Kesempatan Kerja/Bursa Kerja 2015
  08 Jun 2015 Dibaca: 1481 kali
# Penyiapan Tenaga Kerja Tugas Seluruh Kementerian
  04 Jun 2015 Dibaca: 1375 kali
# Sosialisasi Peraturan dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) Tahun 2015
  01 Jun 2015 Dibaca: 1484 kali
# Kegiatan Pembinaan Purna TKI dan Angkatan Kerja Khusus Tahun 2015
  01 Jun 2015 Dibaca: 1440 kali
# Kesempatan Menjadi Peserta Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair 2015
  27 Mei 2015 Dibaca: 2041 kali
# Pencabutan Izin 12 PPTKIS (Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta)
  26 Mei 2015 Dibaca: 1879 kali
# BIMTEK CBT TAHUN 2015
  21 Mei 2015 Dibaca: 2233 kali
Data ke 1-10 dari 182 data.
Hlm : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY
Jl. Lingkar Utara Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY
Telp. (0274) 885147   Fax. (0274) 885036