JOGJA (20/09/2011) - nakertrans.jogjaprov.go.id - Pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan terus mengupayakan perluasan kesempatan kerja baik di dalam maupun di luar hubungan kerja salah satunya dengan menggerakkan segala upaya untuk menumbuhkembangkan semangat wirausaha di segala lapisan masyarakat. Kewirausahaan dipandang sebagai salah satu alternatif yang sangat baik karena akan mengurangi ketergantungan pada investasi dari luar dan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal.
Berkaitan dengan hal tersebut maka pada tahun 2011 ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DIY menyelenggarakan pelatihan bagi masyarakat kelompok usaha dalam rangkaian kegiatan Pembentukan Wirausaha Baru Melalui Pendayagunaan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional (TKPMP) Program Peningkatan Kesempatan Kerja (PKK) pada tanggal 12 s/d 19 September 2011. Peserta adalah warga Provinsi DIY sebanyak 125 (seratus dua puluh lima) orang terdiri atas 25 kelompok usaha yang masing-masing beranggotakan 5 orang. Dua puluh lima kelompok tersebut terdiri dari kelompok usaha laundry, menjahit, warung makan, warung sembako, dan sablon digital masing-masing 5 kelompok. Selain diisi oleh materi dari Disnakertrans Provinsi DIY dan BLKPP (Balai Latihan Kerja dan Peningkatan Produktivitas), kegiatan ini juga diisi oleh pengajar dan narasumber dari Disperindagkop, BPD DIY, Komunitas Hijau, Frontier Indonesia, Republic Entrepreneur, SMEDC UGM, serta para praktisi dan pengusaha diantaranya dari Kedai Digital, Menara Swalayan, Soma Yoga, Rumah Warna, House of Lawe, Kepurun, dan Fresh Laundry.
Tujuan kegiatan adalah untuk menciptakan kader wirausahawan yang potensial, mandiri, produktif, beretos kerja tinggi dan profesional yang akhirnya mampu menciptakan lapangan kerja baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Kelompok usaha peserta kegiatan nantinya diharapkan dapat terus mengembangkan usahanya dan dapat menarik lebih banyak lagi tenaga kerja sebagai bagian dari program penanganan masalah ketenagakerjaan. |